Raga Nawala melesat menghantam beton pagar istana. Dia jatuh menggeliat. Reruntuhan bangunan itu beberapa mengenai tubuhnya. Rasa sakit menyerang sekujur tubuh. Berusaha melumpuhkan Nawala. Hampir satu jam lamanya dia berjuang keras mengalakan senapati baru itu. Nawala tidak menyangka kalau Narendra lebih kuat dari sebelumnya. Aura kegelapan lelaki itu pun kian pekat. Seakan – akan memberikan kekuatan tersendiri bagi Narendra. Semua jurus telah dia keluarkan. Tenaga Nawala pun kian menipis. Namun, tak satu pun yang berasil melukai Narendra. Malah darinya yang dihajar habis – habisan oleh pria bansat itu. Keyakinan Nawala untuk bisa mengalahkan Narendra serasa menipis. Meskipun demikian, dia tidak ingin menyerah begitu saja. “Ada apa, Nawala? Kenapa aku merasa kamu semakin lemah? Di mana

