Kedatangan Safitri tidak mendapatkan tanggapan yang baik di istana. Dua prajurit menghadang langkahnya di gerbang utama. Mereka menyilangkan dua tombak di hadapan wanita itu. Tatapan mata mereka sungguh tak bersahabat, lain dari biasanya. Safitri tidak peduli. Keluar masuk istana Laut Selatan menjadi hal biasa baginya. Sehingga dia berpikir, kalau kedua penjaga itu hanya bercanda saja. Akan tetapi, tidak satu pun dari mereka yang bergerak. Seakan – akan kehilangan minat untuk bersahabat dnegannya. “Hei, ada ap aini? Aku tidak sedang inin bercanda dengan kalian. Ada masalah penting yang harus aku laporkan ke Kanjeng Rat Kidul,” ucap Safitri. “Saat ini, Kanjeng Ratu Kidul tidak sedang berada di tempat. Katakan saja apa esan yang kamu bawa. Kami akan membantu menyampaikannya kepada Kanjeng

