Kedatangan Laras Santika

1303 Kata

“Sama seperti yang Mama bilang tadi, Mama yakin dia punya alasan untuk itu,” tegas Mama. “Kamu sudah menjadi seorang Ibu, bagaimana rasanya menjadi seorang Ibu yang jauh dari anak, Mama yakin kamu bisa merasakan apa yang ibumu dulu rasakan.” Mama benar, aku tidak pernah bisa jauh dari Kinan dalam jangka waktu lama. Lantas, bagaimana wanita itu bisa menjauh dari putrinya selama dua puluh tiga tahun? Kami dikejutkan dengan dering ponsel Mas Aerul di samping tangannya. Kali ini aku tak kuasa untuk mencegah pria itu untuk tidak terbangun dari tidur. Aku hanya menatapnya lemah saat dia mengerjap karena terkejut. Wajahnya masih setengah linglung saat melepas selimut yang membalut belakang punggung. Aku menahan senyum saat melihat ekspresi lucunya–mengalihkan sejenak diri ini dari kisah pilu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN