Tadinya aku tidak percaya jika kedekatan antara Mas Aerul dan Riyana adalah sebuah kepura-puraan. Kondisi ibu Riyana yang tengah sakit, ingin melihat Riyana kembali berbaikan dengan mantan suaminya. Saat bertemu di restoran kemarin, aku tidak menyadari bahwa mereka juga bersama dengan ibunya Riyana. Mungkin karena hati terlanjur hancur, sehingga tak mampu lagi melihat apa pun. Entahlah mungkin memang seperti itu. Percaya pada cerita Mas Aerul? Aku tidak pernah bisa berhenti mempercayainya. Sejak awal pernikahan kami, dia tidak pernah sekali pun berkata bohong. Aku tahu itu. Meski terkadang ia membutuhkan waktu yang tepat untuk menjelaskan. “Angga bilang, Mas cinta mati dengan Riyana. Sebab itu Mas Aerul nggak bisa lupain Riyana sama sekali.” Dia berdecak. Kulihat rahangnya menegang. Ya

