“Apa-apaan kau ini! Mana boleh kau melarangku untuk bertemu dengan teman-temanku! Aku mengenal mereka jauh sebelum bertemu denganmu!” Bentak Monica. Direbutnya kembali ponselnya dari tangan Kris, tetapi suaminya itu mengangkat ponsel Monica tinggi, sehingga Monica terpaksa harus berjinjit supaya bisa mengambilnya. Sayangnya tetap saja Monica tidak berhasil melakukannya. “Kris, sialan! Kau sudah merusak hidupku dan sekarang kau mencoba untuk mengekangku!” teriak Monica. “Hah! Kau pikir awak nih tidak merasa terbebani harus menikah dengan gadis manja yang suka membuat ulah macam kau! Kebebasanku juga hilang, karenamu! Kau sudah membuat kita berdua berada dalam hubungan yang tak sehat!” Bentak Kris tak kalah emosinya. Air mata Monica menetes ia merasa sakit hati, karena Kris sudah membent

