Bab 17 : Rumitnya Perasaan

1614 Kata

Chan-Hoo duduk di ruang rapat perusahaan. Sudah sejak tadi rapat yang diadakan oleh para pemegang saham berakhir. Namun, ia masih belum beranjak. Bukan karena kepikiran dengan hasil rapat. Melainkan ia tiba-tiba teringat dengan Re-Na. Bukannya tanpa alasan, tadi melihat Ha-Ni yang membahas hubungan mereka membuatnya muak. Ia ingin membuat semuanya jelas. Namun, justru sebuah ketidakjelasan kembali terjadi. Chan-Hoo ingin membahasnya secara langsung dengan kekasihnya. Sayangnya Ha-Ni selalu menghindar dengan membahas perihal lain. Merasa sudah cukup lelah dengan hari ini. Chan-Hoo berjalan menuju ruangannya. Hanya perlu berjalan tiga blok dari sini. Setelah itu, Ha-Ni ikut masuk ke ruangan. Chan-Hoo kembali menghela napas panjang. Ia sebenarnya lelah dengan segala pertengkaran yang terjad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN