Malam hari Re-Na masih terdiam di kamarnya. Terpaku menatap pantulan wajahnya di dalam cermin. Tidak ada kebahagiaan di sana. Seakan kehilangan semangat yang selama ini dimilikinya. Semua dikarenakan hadirnya Chan-Hoo tadi siang menghampiri ke lokasi syuting. Ia tidak ingin mengingat semuanya. Namun, tiba-tiba semua kembali teringat bagaikan kaset yang usang. Re-Na berjalan ke arah dapur. Padahal ia merasa lapar. Tapi, entah mengapa tidak berminta sama sekali untuk menyentuh makanan. Walaupun begitu ia sering makan di tengah malam karena tekanan yang dirasakan selama mengingat kenangan-kenangan tidak terselesaikan. Padahal kebiasaan buruk itu bisa membuat berat badannya naik. Setidaknya ia akan berusaha untuk mengurangi frekuensi makan di tengah malam. Apalagi ia mendapatkan tawaran drama

