CHAPTER 20

1310 Kata

"Langit-langit rumah ini indah sekali, seperti gemintang di langit malam. Di sekelilingku juga berwarna hitam dan abu-abu. Wangi parfum ini juga sepertinya tidak asing. Apa aku sedang bermimpi? Tapi tidak mungkin, aku saja bisa menggerakkan tanganku sendiri. Iya aku ingat, aku baru saja bangun tidur. Aku di mana?" Tia langsung duduk di tempat tidur, ia terkejut melihat pria sedang berdiri membelakanginya. Punggung pria itu tampak dengan otot-ototnya, ia segera memakai kemeja hitam yang sudah di tangannya. "Kamu siapa?" teriak Tia. Marko pun langsung menoleh ke arah Tia. "Kamu sudah bangun?" ucap Marko yang sedang menyusupkan tangannya ke dalam lengan kemeja hitam itu. "Kak Marko?" tanya Tia. "Kamu membawaku ke mana Kak Marko?" tanyanya lagi. "Ini rumahku, kamu tidur di kamarku semal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN