55. Keterbukaan

1652 Kata

Sore hari telah tiba. Setelah menjalani serangkaian proses pemeriksaan terkait pelaporan Nathan sebagai Pelaku penculikan dan dugaan kasus pencabulan yang memakan cukup banyak waktu di Kantor Kepolisian, Bima dan Dea akhirnya kembali ke Apartemen, setelah sebelumnya menyempatkan diri untuk mampir sejenak ke kediaman Nugraha. Berbekal dua buah koper besar berisi pakaian dan beberapa peralatan pribadi milik Dea, Bima pun memboyong istrinya itu ke tempat tinggal pribadi miliknya. Ting! Pintu lift itu terbuka. Menyadarkan lamunan singkat Dea, atas banyaknya kejadian tidak menyenangkan yang ia alami sepanjang hari kemarin. "Ayo!" ajak Bima, sembari menarik dua buah koper berwarna silver milik Dea yang ia boyong ke Apartemennya. "Ish!" Keduanya pun keluar dari dalam sana. Melenggang menyu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN