Ting! Tung! Bunyi bel di gerbang Kediaman Mananta, menyadarkan Sukmana yang tampak tengah asyik menatap layar televisi di pos jaga, yang kebetulan sedang menampilkan acara Dangdut kesukaannya. Pria paruh baya itu tampak melongokkan sejenak kepalanya melalui jendela kaca. Lalu berpaling kepada Udin, yang malam ini terlihat menemaninya berjaga. "Din, sana bukain gerbangnya! Nanggung nih, lagi seru. Si Eneng paporit bentar lagi mau nyanyi!" tukas Sukmana, tak rela ketinggalan penyanyi favoritnya yang akan segera tampil. "Baiklah!" sahut Udin. Udin pun berdiri. Meraih segerombolan anak kunci yang terikat dalam satu bandul besar dan tergantung di satu sisi tembok, pria itu lalu melenggang menuju pintu gerbang dan membukanya. Mendapati seorang wanita cantik berambut sebahu, yang tampak tak

