Mobil pengantin yang dihiasi pita juga bunga itu adalah kepunyaan Pak Januar. Sudah lama Porche keluaran lamanya menganggur di garasi. Hari ini, ia sengaja meminjamkannya pada Jarvis untuk menikmati malam pertamanya bersama Asih. Jarvis menolak jasa supir, ia lebih memilih mengemudikannya sendiri agar bebas melakukan apapun sesuka hati. Benar saja, belum separuh perjalanan, kap mobil yang awalnya ditutup, pelan-pelan dibuka. Bayangkan di tengah kemacetan lalu lintas, berapa banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka? Asih bahkan harus menutup wajahnya dengan buket bunga lantaran malu. Berbeda halnya dengan Jarvis, lelaki tinggi itu dengan tenang menghisap asap vape-nya. Segila apapun, ia masih sadar peraturan lalu lintas. Menyalakan rokok non elektrik sudah pasti membahayakan orang di

