17-46

1365 Kata

^_^ Keanu benar-benar gusar. Lelaki itu tampak kacau, lengan kemeja yang digulung sampai siku dan dasinya sudah melorot. Mondar-mandir dengan rokok di sebelah tangannya. Matanya sesekali melirik ke pintu depan, menunggu sang putri belum juga pulang. Atha mengembuskan napas,"Telpon aja Alee-nya Mas." "Jangan-jangan dia masih berhubungan sama Naufal, Tha." Terdengar nada putus asa di dalamnya. "Kalo iya, aku percaya Alee. Tolong, percayai dia." "Aku bukan gak percaya tapi..." Terdengar salam saat beberapa orang masuk ke rumah. "Tumben Ayah pulang kantor jam segini," sapa Alee, beberapa kantong plastik disimpannya di atas meja makan. Ada Demian yang membututinya lalu menyalami kedua orang tua itu. "Lee, Ayah mau bicara." Alee melirik ke arah Atha, yang dilirik cuma mengangguk.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN