Bab 30

1218 Kata

Suara debur ombak dengan alunan musik Glenn Fredly mengalun lembut membuatku membuka mata perlahan-lahan. Aku mengerang, merasakan tubuhku seperti dihajar sepuluh orang. Lalu aku menoleh merasakan seseorang sedang menatapku, dan benar saja, dia mengunci diriku di balik mata cokelatnya seraya tersenyum lebar. Untung saja aku sudah terbiasa dengan kelakuan barunya semenjak kami menikah, di hari pertama, aku dibuat terkejut hingga aku jatuh menggelinding dari kasur. Dia bergerak, mendekap tubuhku lalu mencium keningku dengan sayang. Aku tertawa geli, saat bulu-bulu jambang yang mulai tumbuh di rahangnya menggesek kulit wajahku. Awalnya tidak mudah menerima orang asing yang harus berbagi kamar bahkan kasur denganku, sebab setiap kali menutup dan membuka mata dia selalu ada di sampingku. Namu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN