Aku bercermin sambil tersenyum lebar memandang diri yang terpantul sungguh berbeda dari biasanya. Dengan rambut yang digulung dengan beberapa anak rambut yang dibiarkan terurai manis. Hiasan rambut berwarna perak dan berbentuk seperti rangkaian bunga yang melintang dari depan ke samping kanan. Tubuhku yang dibalut dengan sebuah gaun berwarna putih dengan potongan sederhana namun tetap anggun. Bibir tipisku dipulas lipstik pink yang membuat wajah terlihat begitu segar. Kutarik napas panjang sambil memejamkan mata. Ini merupakan hari yang tak pernah bisa kulupakan. Senyum di bibirku tidak bisa memudar ketika bayangan dirinya saat melamarku dua bulan lalu membuatku tertawa dan menganggap dirinya konyol. Air mataku hampir jatuh mengingat masa lalu yang begitu pahit. Saat aku benar-benar terp

