“Loh, Pak Lingga?” Sapaan chef Rambo membuat Lingga menoleh. “Hai, Chef. Kebetulan sekali, saya mau pesan makanan.” Chef Rambo menatap penuh tanya kepada lelaki di hadapannya itu. tumben sekali, kenapa Lingga jadi sering ke sini. “Pak Lingga tumben sekali, hampir dua hari bapak terus-terusan ke mari ada apa?” tanya Chef Rambo penasaran. “Ada jodoh saya yang mesti saya jaga. Saya tidak mau dia ditikung orang lagi.” Chef Rambo menatap Lingga dengan dahi mengeryit. Siapa yang dimaksud lelaki itu? Kenapa sikapnya akhir-akhir ini mencurigakan? Dan lagi, dua hari dia sarapan di sini, bukankah rumahnya tak searah? Ya, Chef Rambo memang pernah diberi tahu oleh Bintara tentang Lingga, memang tak banyak, tapi Bintara pernah menceritakan kalau rumah Lingga ada di daerah yang dekat dengan kanto

