Lelaki Tak Tahu diri

1051 Kata

Maharani hampir saja tak memedulikan notifikasi yang tak ugal-ugalan dari Lingga itu. Hanya saja, saat dia hendak berbalik ke kamar, ponselnya kembali berdering. Lagi-lagi nama yang sama tertera di layar. Entah apa yang diinginkan lelaki ini, sudah ditolak dan tak di angkat, masih saja berusaha menghubungi. Antara tak tahu malu dan bodo amat sepertinya hanya beda tipis. "Halo, ada apa, sih, Mas. Kenapa terus-terusan menggangguku?" omel Maharani begitu panggilan dia angkat. Saat ini, amarah Maharani serasa sudah di ubun-ubun, lelaki itu layaknya hantu yang terus mengikutinya. "Waalaikumsalam. Kamu lupa belum salam, loh," jawab lelaki diseberang sana dengan begitu entengnya. Maharani berdecak, dia memang salah karena lupa salam, tapi dia lebih marah kepada lelaki yang bersikap tak ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN