Nia turun dari mobil Andre. Setelah mobil Andre berlalu, Nia masuk ke dalam kantornya dan berjalan menuju ruangan kerjanya. “Kenapa jadi begini?” Nia merebahkan tubuhnya di kursi kerjanya setelah masuk ke dalam ruangan kerjanya. Diusapnya wajahnya dengan kedua tangan sambil menghela napas berat. “Aku harus memberi penjelasan padanya.” Nia mengambil ponsel dari dalam saku blazernya dan mencari kontak Leon. Tiba-tiba tangannya berhenti, “Dia pasti sedang sangat marah padaku. Apakah ini saat yang tepat untukmemberikan penjelasan?” Nia menggelengkan kepalanya dan meletakkan ponselnya di atas meja, “Besok saja aku menghubunginya dan memberikan penjelasan. Saat ini bukan saat yang tepat.” Nia merebahkan tubuhnya di sandaran kursi kerjanya dan memejamkan matanya. “Ah, sudahlah. Lebih baik

