Hari ini adalah hari sabtu. Nia terduduk sendiri di ruang depan. Pandangannya melihat langit pagi itu. Mendung tapi tak kunjung menumpahkan air hujan. Ibu, kakak serta adiknya sudah berangkat jalan-jalan keluar bersama Mas Agung, calon suami kakaknya sejak habis sarapan tadi pagi. Mereka sama sekali tidak mengajak Nia ikut atau sekedar berbasa basi padanya, dan Nia pun tidak mempermasalahkan hal itu karena dia juga tidak ingin ikut. Dia memang kurang suka dengan Mas Agung sejak pertama kali bertemu. Dia tidak suka dengan cara Mas Agung menatapnya dan cara bicaranya yang dibuat-buat kepada Nia. Setelah puas melihat ke arah langit, Nia pun membaringkan tubuhnya di atas sofa panjang tempat dia duduk. Matanya sedikit mengantuk karena cuaca pagi itu. Perlahan matanya semakin menyipit kemudian

