Mata Leon perlahan terbuka. Dilihatnya jam yang ada di atas meja nakas. “Jam 6 pagi.” Gumam Leon Leon duduk dan mengucek pelan matanya yang masih sedikit terasa pedih karena mengantuk. Badannya memang masih terasa letih akibat perjalanan panjang semalam. Leon bangkit dari tempat tidurnya dan bergegas masuk ke dalam kamar mandinya. Dia harus segera bersiap-siap untuk menemui orang yang sangat dirindukannya hari ini. 20 menit mandi, Leon segera berjalan menuju walk ini closetnya. Dibukanya lemari bajunya, dilihatnya deretan baju-baju yag ada di dalamnya. Dipilihnya satu kaus putih polos, kemudian mengambil sebuah kemeja lengan pendek berwarna biru langit. Dibukanya pintu lemari yang ada disebelahnya dan mengambil sebuah celana jeans berwarna biru dongker. Selanjutnya Leon menata rambutn

