Geregetan

1642 Kata

Andre bersandar di kursi kerjanya. Matanya melihat ke arah langit-langit ruangan kerjanya namun pandangannya jauh. Jemari tangannya mengetuk tangan kursi tempatnya bersandar. “Ahh.. kacau.. pikiranku jadi tidak tenang begini.” Andre menengakkan badannya kembali duduk. Andre mengambil ponsel yang ada di atas meja kerjanya dan membuka kunci layar ponselnya. Dicarinya nomor kontak Nia, dan ketika akan menekan tombol dial, gerakan tangan Andre terhenti. “Jangan. Aku tidak boleh seagresif ini. Dia pasti akan merasa tertekan jika aku selalu menghubunginya seakan aku memburunya segera memberikan jawaban padaku.” Andre kembali meletakkan ponsel yang ada ditanganya. “Arrgghh..” Andre mengacak kasar rambutnya. Tok.. tok.. tok.. “Masuk.” Ucap Andre mengangkat kepalanya dan melihat ke arah pint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN