Nia mempercepat laju mobilnya ketika jalanan cukup lengang. Beberapa kali dia melihat jam yang ada ditangannya. “Ck.. keburu gak ya? Masih ada beberapa lampu lalu lintas didepan. Semoga gak macet.” Jemari tangan Nia mengetuk-ketuk kemudi mobil. Diinjaknya pedal rem mobilnya dan berhenti di belakang lampu lalu lintas. “Pak Charles juga kelamaan kasih infonya. Kenapa tidak sejak pagi tadi? “ Mata Nia fokus melihat lampu lalu lintas berganti hijau. Selang beberapa menit, lampu lalu lintas berubah warna dan Nia bergegas melajukan mobilnya. Pukul 09.50 WIB, akhirnya Nia sampai di kantor pusat, tepatnya kantor dimana dia dulu memulai karir sebelum dipindahkan ke kantor cabang. “Sepuluh menit lagi.” Nia berlari menuju ruang rapat sambil terus melihat jam yang ada ditangannya. Tiba-tiba.. bru

