Demi Abed

2190 Kata

“Aku pulang,” ucap Rayenda begitu masuk ke rumahnya. Mendengar suara Rayenda, mama yang berada di dapur langsung keluar menuju ruang tamu. Wanita itu tampak khawatir. Sepertinya dia sudah tahu mengenai kasus kematian Zian yang baru tadi terjadi. “Rayenda, kamu nggak apa-apa, kan?” tanya mama sambil memegang kepala lalu turun ke lengan Rayenda. Rayenda tersenyum. “Aku nggak apa-apa, Ma.” Kepala mama mendongak ke punggung Rayenda. “Mana tas kamu?” “Oh, iya. Masih di sekolah. Hehehe.” “Manusia ceroboh,” ejek Deinara. “Perlu aku ambil tas aku sekarang?” “Eh, jangan-jangan!” Mama panik. “Biarin aja tasnya. Kalo diliat sama guru kamu, pasti langsung ditaruh di perpus, UKS atau ruang guru. Ya, udah. Mending sekarang kamu ke kamar dan ganti baju, ya.” Rayenda mengangguk sambil tersen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN