Gavin dan Greesa kembali ke kelas dan langsung menjadi pusat perhatian teman-teman mereka. Hampir semua siswa merasa bahwa Greesa adalah penyebab adanya peralatan make up di dalam tas Gavin. “Vin!” panggil seorang siswa. Gavin yang sedang berjalan di depan papan tulis langsung berhenti dan menoleh pada temannya yang memanggil tadi. “Peralatan make up itu milik Greesa, ya?” “Hahaha. Ya nggaklah,” jawab Gavin. “Terus punya siapa? Nggak mungkin kan punya lo sendiri.” Gavin tersenyum. “Punya pacar gue.” Dia lalu kembali berjalan menuju bangkunya. “Hah?!” teriak Freya tiba-tiba sambil berdiri. Nathan yang berada di depannya sontak terkejut dan langsung memegang dadanya. “Kok lo nggak bilang sih kalo lo udah punya pacar? Terus kenapa tadi di atap lo bilang kalo lo suka sama gue?”

