Mengajak Bee Berlibur

1758 Kata

Bee menggeliatkan tubuh untuk meregangkan ototnya yang terasa kaku. Masih dengan mata terpejam membalikkan tubuh lalu merentangkan tangan untuk memeluk guling namun benda keras yang ia rasakan. Bee tersenyum sangat cantik sebelum membuka matanya karena tau bila yang sedang ia peluk saat ini adalah Akbi. “Lo mimpi apa sampe senyum-senyum gitu?” bisik Akbi kemudian menghadiahkan sebuah kecupan singkat di bibir Bee. Bee membuka mata dan langsung mendapati netra pekat itu menatapnya dari atas. “Mimpi indah banget, aku jadi designer yang karyanya di beli sama istri presiden,” balas Bee lalu tertawa geli. “Itu bukan mimpi ... itu kenyataan, baby!” ujar Akbi gemas sambil menjawil hidung Bee. “Oh kenyataan ya?” Bee tergelak sampai memejamkan mata. Ya ampun, gemesin banget sih istrinya ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN