Kembali Ternganga

1054 Kata

Setelah Rashi ditangani secara lengkap dan baik di UGD, barulah Barra memberi kabar pada semua keluarga melalui grup keluarga besar. Rashi tadi sempat muntah saat perawat menyuntikkan antibiotik. Rupanya Rashi sensitif terhadap antibiotik, sehingga menyuntikkannya harus pelan-pelan kalau tidak ingin muntah. Infus pun sudah terpasang dengan baik di pergelangan tangan kiri Rashi. Barra berpamitan untuk pulang sebentar mengambil perlengkapan bayi dan juga Rashi. Untung lah tas berisi segala keperluan persalinan sudah disiapkan Rashi dan Barra jauh-jauh hari. Jaga-jaga seandainya hal tak terduga seperti ini akan terjadi. "Jangan lama-lama, ya. Aku takut sendirian." Rashi merengek supaya Barra benar-benar bergegas. Bagaimana kalau tiba-tiba bukaannya lengkap, dan ia terpaksa harus melahirkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN