•••• Pagi-pagi sekali, Adam sudah menjemput Marsha. Mereka berdua pergi menuju rumah sakit. Tujuan utamanya adalah melihat kondisi Zac yang tidak jauh dari kemarin. "Kapan Zac bangun Dam?" tanya Marsha dengan nada sedih. "Aku tidak tahu Marsha, pihak rumah sakit Juga sudah mengusulkan untuk mencabut semua alat pembantu penunjang kehidupan Zac" "Apa yang kau katakan?" teriak Marsha tidak terima. "Marsha, kau tidak boleh egois. Zac semakin tersiksa" "Tidakk, Zac akan bangun. Dia akan sembuh" Marsha mengalihkan Pandangannya menatap jendela mobil. Tak memperdulikan pandangan bersalah Adam padanya. "Jika kau tidak mengizinkannya, baiklah. Aku akan melarang pihak rumah sakit dan menyuruhnya untuk tetap mengontrol kondisi Zac, seperti yang dilakukannya tiap hari" "Seharusnya kau lakukan i

