21

3245 Kata

Jealous? Danola mengenyakkan tubuhnya di sebelah Nata setelah Alodia dengan senyum manis yang dibuat-buat mempersilakannya duduk. “Dari mana, Kak?” tanya Nina, berusaha mencairkan suasana yang canggung karena keheningan. Lagi pula, ia tahu banget kalau Alodia masih belum bisa menerima kembalinya Danola dalam hidupnya. Dan sekarang pun, ia bisa melihat dengan jelas kalau Alodia terganggu dengan kedatangan Danola. Maka dari itu, ia ingin membantu sebisa mungkin. “Dari rumah,” jawab Danola singkat. Dilihat dari raut wajahnya, cowok itu agaknya sedang memikirkan sesuatu. Danola melirik Nata yang bersandar santai di sebelahnya. Nggak jauh berbeda. Baik itu di kelas, maupun di luar sekolah, cowok itu selalu sama. Cuek. “Eh, Danola?” Bunda datang diikuti Ayah. Danola segera berdiri lalu menya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN