The Clash Between Apollo Family “Gue mau ngomong sama lo.” Kara berbalik dengan gugup, mengangkat dagunya hingga ia bisa melihat Nata. “I-iya, Kak?” Nata menggaruk-garuk kepalanya sambil menoleh ke kiri dan ke kanan dengan gaya khasnya. Angkuh, cuek, ogah-ogahan dalam satu waktu. “Bisa kasih tau gue Bobby di mana?” Kara terkesiap. Ia mencengkram buku yang dipeluknya hingga buku jarinya memutih. “Kak Bobby nggak—“ “Nggak di Indonesia lagi maksud lo?” potong Nata. Kara nggak menjawab, ia benar-benar ngeri melihat sorot tajam yang terpancar dari mata cowok yang kini berdiri di hadapannya. “Nggak usah bohong. Gue tau dia masih ada di sini. Tadi gue lihat dia nganterin lo ke sekolah.” Lagi-lagi Kara merasa terkejut. Ia nggak menyangka kalau Nata tahu yang mengantarnya adalah Bobby. Apa N

