Demi Tuhan. Apaan ini? Apa yang sedang terjadi padanya? Kenapa Marco bisa tampak di mana-mana sekarang? Alexa mengerjap kaget saat tak sengaja melihat sosok Marco duduk sendirian di bangku yang tak jauh dari tempatnya duduk. Sambil mendesah kesal, Alexa mulai menutup matanya, mencoba menghilangkan halusinasinya tentang Marco yang semakin parah seharian ini. “Bu Alexa kenapa? Nggak enak badan? Apa perlu kita tunda aja pembahasan hari ini?” Alexa tersentak dan buru-buru menggeleng pada Pak Steven, penanggung jawab cabang Serein di Surabaya. Berusaha tidak mengacuhkan halusinasinya, Alexa kembali melirik deretan angka yang semenjak tadi dibahasnya dengan Pak Steven. “Retur kita kali ini jauh lebih banyak daripada yang diperkirakan Pak Philip,” kata Alexa serius. “Beb

