Chapter 13

1024 Kata

Marco menatap pemandangan sekelilingnya dengan bosan. Setengah menguap, Marco melirik arlojinya. Sial! Gadis itu terlambat hampir setengah jam! Marco hampir beranjak berdiri ketika seorang gadis berdiri di hadapannya dan siap duduk tepat di kursi kosong depan Marco.    “Sori, aku telat. Tadi ada meeting mendadak sehingga aku telat datang ke sini,” sapa gadis itu sopan.    Marco duduk kembali sambil tersenyum pada gadis itu. “Tidak masalah. Duduklah.”    Finna duduk sambil memamerkan senyumannya. Dengan seksama, Marco memandangi Finna. Gadis itu memang secantik fotonya. Dan tentu saja, gadis itu sangat menarik bagi pria manapun, tidak terkecuali Marco. Namun entah kenapa, tidak ada niat sedikitpun dalam hati Marco untuk lebih mengenal gadis itu.    “Mau pesan apa?” tanya Marco sambil me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN