Hubungan Rey dan Hilda yang sudah semakin dekat membuat mereka berdua kini makin sering berkunjung ke rumah kakek. Tapi kali ini berbeda. Mereka datang untuk memastikan bagaimana keadaan Key yang belakangan ini nampak gelisah. Saat ini mereka sudah duduk satu meja dengan teh hangat buatan bi Inah. Key masih tertunduk diam belum memulai. Keadaannya pun seperti orang yang tak tidur semalaman. Mengeratkan kimono tidurnya, dia belum mandi dan saat mereka datang tadi masih berada di atas tempat tidur. Key mengangkat kepala namun tak bicara. Hilda mengambil tangannya. Mencoba bertanya. "... Seberat apa pun itu--kami ada bersamamu. Katakan. Kamu terlihat berbeda ada apa Key, kenapa?" tanya Hilda dengan menatap kedua matanya. Tatapan Key lalu berpindah pada Rey, ada rasa takut jika masalah i

