Tidak peduli dengan kehamilannya yang tinggal menghitung hari untuk melahirkan, Jesi berlari menyusuri lorong rumah sakit menuju ke tempat dimana Azio dirawat. Ia sama sekali tidak peduli, jika setelah ini harus melakukan operasi caesar karena anaknya yang menuntut untuk segera dilahirkan.. Yang jelas. Ia harus membawa Azio ke tempat Riyanti, berharap ada keajaiban untuk kehidupannya. Jesi sangat berharap kehadiran Azio mampu menarik Riyanti pulang pada mereka. Dengan langkah yang tergopoh-gopoh, Jesi menjemput Azio dan memohon kepada dokter yang merawatnya, agar mengizinkannya bertemu dengan Riyanti. Setidaknya untuk bertemu terakhir kali jika memang takdir berkata lain. Dengan beberapa syarat dan ketentuan, akhirnya Azio diizinkan pergi menemui Riyanti. Salah satu dari syarat terseb

