Holiday

1440 Kata

Aric menjemput Sashi di gedung pertemuan, kekasihnya yang hebat itu sedang mengikuti seleksi akhir pertukaran pemuda ke Kanada, seandainya Sashi terpilih dia akan berangkat selama satu bulan. Tidak masalah, tidak terlalu sulit bagi Aric untuk mengekorinya ke sana. Aric terkekeh. Aric sedang berpikir keras bagaimana cara agar Sashi setuju menikah dengannya, dia takut kehilangan Sashi. Minggu lalu Sashi memenangkan perlombaan karya ilmiah, sakit kepala Aric dibuatnya. Dulu dia semasa kuliah saja, kerjanya hanya main game. Mana pernah dia memikirkan yang berat-berat, aneh juga, Sashi sangat cerdas tetapi kalau di hadapannya jadi bodoh, kerjanya manja-manja, ngambek dan sering nangis. Bucin banget lagi, dia pun sama saja. Aric tertawa geli, membayangkan saat Sashi pernah bolos kuliah karena d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN