Marry Me?

1020 Kata

Aric meraih tangan Sashi diletakkan ke wajahnya. "Nggak apa." Sashi meniup wajah Aric, "Nggak apa? Tapi muka kakak kayak sedih. Kakak lagi melow?" Dia tertawa geli. Aric hanya tersenyum mendengar ucapan Sashi. Wanita itu melanjutkan, "Malam ini kita tidur di mana? Kamar aku atau kamar kakak?" Pertanyaan itu terdengar menantang. Senyum Sashi mengembang, seperti saat ini tidak berhadapan dengan seorang serigala saja. "Sayang, kenapa kamu mau?" tanya Aric. "Apa?" "Having s*x with me?" Sashi hanya diam. "Kenapa mendadak nanya gitu? Lagian, apa kita having s*x?" Sashi membenarkan posisi tubuhnya. "Sorry, maksud kakak, making love?" Sashi menoleh, memandangi Aric. "Sebenarnya, dulu aku nggak pernah menyangka bakal seperti ini." Sashi mendekatkan tubuhnya ke Aric, tenggelam dalam dek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN