“Kak Rusli mengenalnya?” Jelas aja Mutia kaget melihat keberadaan seseorang yang ada di hadapannya. Mutia juga tidak pernah menyangka kalau keluarga barunya mengenal pria itu. Seseorang yang sudah lama dihindari oleh Mutia dan dia tak pernah sama sekali berharap akan bertemu lagi dengannya. Tapi dikala dia tidak pernah merencanakan pertemuan ini, Tuhan berkehendak lain dan membuatnya harus menatap mata yang sebetulnya ingin dihindarinya. "Halo Pak Rusli. Wah kebeneran sekali kita bertemu di sini. Padahal tadi pagi baru meeting bareng ya." Dan jawaban dari asisten seseorang yang ada di hadapannya membuat Mutia akhirnya berhasil menghindari kontak mata dengan pria yang seharusnya tidak ditatapnya berlebihan itu. Kini Mutia memilih mendongak menatap pria di sampingnya. "Iya nih, kebenar

