"Dih, Kak Rusli nih!" "Apa? Tungguin!" Bahkan Rusli tak peduli dengan tamunya. Dia sudah mengejar Mutia menuju ke arah tangga. "Rusli, ada Nola di sini kok malah dianggurin?" "Aku nggak janjian sama dia Papa! Kalau dia datang ke sini mau ngobrol sama Mama ya ngobrol aja, kan dia bawa bungkusan juga paling buat mama." "Tapi Rus-" "Aku capek dan besok kan masih banyak rapat penting dan aku belum ngurusin bahannya, Papa. Nola, lo ngobrol aja sama nyokap gue ya! Udah ya." Rusli tak peduli. Dia sudah naik ke arah tangga dan mengejar wanita yang sudah naik lebih dulu dan bahkan sudah sampai di ujung tangga. "Ara, tunggu sih!" Pekikan suara Rusli yang menyuruh Mutia berhenti juga masih bisa didengar oleh Nola yang saat ini betul-betul kesal sekali. 'Dari awal keberadaannya aku memang ti

