PENANTIAN

1232 Kata

"Kenapa memangnya?" Sayangnya orang yang ditanya, tidak sedang memiliki keinginan untuk menjawab pertanyaan Teguh. Makanya dia menjawab sinis. "Yang seharusnya kau pikirkan adalah seberapa berat hukuman yang bisa kau dapatkan karena sudah mengganggu kehidupanku!" "Hahaha." Tapi jawaban Raffi itu tidak membuat adik tirinya takut, malah membuat Teguh terkekeh. "Raffi, Raffi." Pria itu sampai geleng-geleng kepala. "Mungkin kalau kau memberitahu ayah tentang rahasia ini saat dia masih hidup maka dia pasti akan sangat bahagia sekali. Tapi kau lebih memilih menyimpannya dan memberitahukan kepadaku saat kau sedang kesal sekarang. Tak ada guna semua ini, kau tahu?" "Guna yang pertama, kalian tidak tahu siapa aku yang sebenarnya sehingga kalian tidak mengusikku." Tapi Raffi tidak menyesal sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN