Saat Adara selesai menghidangkan sarapan, Melisa baru selesai mandi dan langsung ikut duduk untuk sarapan. Tanpa ada niat sedikitpun untuk membantu Adara. Selama sarapan, mereka semua hanya diam dan menikmati makanan mereka masing-masing. Pagi ini, Adara membuat nasi goreng, dengan topping nugget dan sosis. Walaupun belum terlalu mahir memasak, makanan kali ini masih bisa dinikmati. Biasanya, untuk sarapan selalu Adnan yang masak, akan tetapi beberapa hari ini ia tidak sanggup mencium aroma bumbu masak. Bahkan untuk makan saja Adnan harus memaksakan diri, agar bisa masuk ke dalam perutnya. Itu terjadi karena rasa mual yang sangat menyiksa. Adnan hanya bisa makan di atas jam tiga sore, hingga tengah malam. Selain jam tersebut, ia tidak akan bisa makan banyak. Disaat Adnan berjuang keras

