Bab 61

1888 Kata

Walaupun sudah selesai bersiap, bukannya berangkat Rere malah duduk di depan meja rias. Memandangi bekas cakaran Jesi kemarin. Meskipun sudah diobati oleh Adara, tetap saja luka akibat cakaran tersebut sangat jelas. Bahkan kini terlihat buruk karena luka tersebut memerah. Sehingga merusak pipi mulusnya. Sekarang yang menjadi permasalahannya bukan itu. Rere bingung harus menjawab apa kepada Marcel, jika suaminya itu bertanya ada apa dan kenapa. Sehingga ada luka cakaran di pipinya. Mengingat luka itu cukup dalam dan besar. Rere menghela nafas. Belum juga menemukan alasan padahal jam besuk akan segera tiba. Akhirnya ia memutuskan untuk menutupi dengan perban dan memikirkan alasan yang tepat selama dalam perjalanan . Hingga satu hal terlintas di pikirannya. Mungkin ia akan mengalihkan pemb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN