Bab 41

2284 Kata

"Aku salut melihat kekuatan cinta yang kalian miliki." Ryan memasuki kamar rawat Adnan dan Adara. Di Sana juga ada Rere, yang sedang mengemasi barang-barang pasangan suami istri tersebut. "Kamu jangan terlalu memuji, Yan. Kisah cinta kalian juga patut ditiru," sahut Adnan. "Adnan benar. Lihatlah Rere, dia begitu baik dan sabar memperjuangkan cintanya untukmu. Dan aku berharap, rencana kalian berdua untuk menikah tercapai," tambah Adara. Diiringi anggukan oleh Ryan. Pria tampan bertubuh jangkung tersebut, menatap Rere yang kini tersipu malu. Wajah putih bersihnya, berubah menjadi merah merona. Terang saja. Beberapa menit sebelum kedatangan Ryan, Rere bercerita tentang bagaimana awal kisah cintanya dan Ryan dimulai. Sabar dan selalu berjuang. Bahkan Rere yang mandiri, rela berubah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN