Adara mengangkat kedua tangannya. Meminta Adnan untuk memeluk dengan sangat erat. "Aku akan menceritakan tentang pertemuanku dengan Marcel. Tapi sebelum itu, aku ingin dipeluk terlebih dahulu," ucap Adara. Adnan mengangguk dan memeluk Adara. Seraya menuntun istrinya itu masuk ke kamar. "Aku membeli rujak di taman. Tiba-tiba saja dia datang dan memelukku." Adara membawa tangan Adnan, dan menempelkan di pipinya. Sebelum berkata. "Dia juga mengatakan, kamu sedang menyusun rencana untuk mengambil alih perusahaan. Dan tolong katakan, itu semua tidak benar." Adnan melepaskan pelukannya dari Adara. Sekaligus bangkit, dan meninggalkan Adara tanpa sepatah katapun yang terucap dari bibirnya. Melihat Adnan yang tidak menjawab, Adara tiba-tiba saja yakin apa yang dikatakan oleh Marcel, itu b

