Bab 37 - Harus Mengikhlaskan

1930 Kata

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Percuma berandai-andai, semua akan tetap sama. Ini semua adalah takdir Allah yang Mahakuasa. Yang namanya janji harus ditepati. Dan Aiza harus mau mempertanggungjawabkan janjinya kepada Claudia. Hari ini Claudia datang bersama papanya. Mereka sudah duduk di ruang tamu, menunggu kedatangan Aiza dan Mario yang masih berada di kamar. Hilya terlihat gelisah. Bagaimana mungkin anaknya akan dipoligami? "Sebaiknya kita batalkan saja pertemuan ini. Wajahmu sangat pucat, Aiza. Lebih baik kamu istirahat, biar aku yang menemui mereka." "Tidak apa-apa. Saya kuat, kok. Ayo kita turun, mungkin mereka sudah menunggu. Saya tidak mau mengingkari janji." "Maksudnya kamu akan tetap meneruskan perjanjian itu?" "Iya." Percuma membujuk, Aiza akan tetap pada keputu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN