بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم Akan aku biarkan dia pergi. Aku tak akan memaksanya untuk kembali. "Ada apa ini, Mario? Ibu lihat kamu bertingkah tidak suka kepada ayahmu. Hentikan itu, Ibu tidak suka." "Bagaimana bisa aku tidak melakukan itu sedangkan Ayah sudah menyakiti Ibu berkali-kali." "Jangan ungkit masa lalu, yang penting sekarang ayahmu ingin berubah." "Dia tidak akan berubah sebelum dia mendapatkan apa yang dia mau." "Maksudmu apa Mario?" "Asal Ibu tahu, Ayah itu pria yang sangat jahat. Dia selalu ingin merebut Aiza dariku." Eliza bukan main terkejutnya. "Jaga ucapanmu." Mario mendekati Marteen dengan roman marah. "Katakan padaku, ke mana Ayah menyembunyikan Aiza?" "Ayah baru pulang, dan kamu menanyakan Aiza pada Ayah? Tentu Ayah tidak tahu apa-apa. Sejak tadi si

