Haram Memiliki Anak (45) Pagi. Setelah aku telusuri, bukan hanya kamarku yang tetap bersih, melainkan seisi rumah. Semalam aku tidur cukup nyenyak. Padahal, dulu aku sangat penakut. Namun, sekarang aku bisa tidur nyenyak sendirian di rumah yang sudah lama ditinggalkan. Aku merasa sedang dilindungi seseorang. Mungkin sebenarnya hanya harapanku saja. Namun, bagaimanapun, kondisi rumah yang tetap bersih dan token KWH terisi penuh, menimbulkan banyak tanya dalam benak. Ada orang yang merawat rumah ini. Siapa? Aku sedang menikmati roti tawar dan selai kacang yang ada di kulkas. Sebenarnya ini makanan kesukaan Mas Kisam. Jika sedang sibuk, maka sarapan roti tawar dengan selai kacang adalah solusi bagi dirinya. Suara deru mobil mengalihkan atensiku. Kebetulan, aku sarapan di ruang depan. D

