"Sudah kau persiapkan proposalnya?" Jimin menatap Kaori yang sedang memeriksa lembar berkas di hadapannya. Tiga bulan terakhir semua berubah. Jimin hampir menghabiskan sepanjang waktunya bersama Kaori. Hari ini pun mereka menghabiskan waktu di ruang kerja setelah pulang terlambat dari kantor. Mereka memeriksa beberapa berkas penting. Jimin bahkan meminta Naira untuk membawakan mereka makan malam karena akan menghabiskan makan malamnya di ruang kerja. "Semua sudah selesai, Jim. Kau tenang saja. Ayah telah mengatasi semuanya. Jadi jangan khawatirkan apa pun." Kaori meletakkan berkas-berkas di atas meja lalu duduk di pangkuan Jimin. Kedua tangannya dikalungkan di leher. "Kapan kau akan membawaku bulan madu? Tega sekali kau cuma mengajakku bekerja sepanjang hari," ucap Kaori manja. Jimin

