Kolam renang hotel tak begitu rame hari itu. Jimin sudah berendam bersama Jaedan. Tonny ada di sisi yang lain kolam, sedang Naira dan ibunya duduk santai di ranjang malas. Hatari berada tak jauh dari mereka berdua. Niatnya masih sama, mencoba mencari celah untuk bisa berdekatan dengan Jimin. Sejak tadi Jimin menghindarinya dan itu membuatnya sangat kesal. Hal lain yang membuatnya makin jijik adalah ketika melihat Naira memandang Jimin dengan penuh kekaguman. Bagi Hatari, Jimin adalah miliknya. Rasanya ia ingin sekali mencungkil mata Naira yang terus beradu pandang dengan pria pujaannya. "Lihat saja nanti, aku pasti akan menyingkirkanmu," geramnya. Hatari yang bosan hanya duduk sambil memandangi Jimin dan Jaedan pun memutuskan untuk mendekati mereka. "Aunty," panggil Jaedan girang membu

