31

1013 Kata

“Tapi sumpah demi Tuhan bukan gue yang nyiarin lagu itu, Kak. Audionya nyala sendiri.” Selena kukuh, mengelak. “Terus lo pikir gue percaya sama alasan bodoh lo itu?” Selena tidak bisa lagi menyangkal apa-apa. Sampai akhirnya Gege mengambil alih. “Hari ini siaran diliburin aja. Lo bisa pulang sekarang.” “Lo kick gue, Kak?” tanya Selena, dengan nada tak terima. “No. You just need a break.” Mendengar itu, Selena segera meraih tasnya dan bergegas keluar dari ruangan. Langkahnya gontai seakan berjalan mengambang. Ia tidak tahu, apa yang menyebabkan hidupnya menjadi aneh akhir-akhir ini. Banyak hal yang tidak dirinya mengerti terjadi, dan Selena mulai merasa benar-benar lelah akan hal itu. Selena suka dengan bidang penyiaran. Karena hanya dengan melalui bidang itu, dia bisa membanggakan su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN