25

837 Kata

“Assalamualaikum,” ucap Antara sepulang dari inagurasi, seraya memasuki rumahnya yang kemudian menghampiri Ayah-Ibunya yang tengah menonton televisi berdua. Sehingga Dewi dan Gio pun menyahuti, “Waalaikumsalam.” “Baru pulang kamu, Nak?” tambah Dewi. “Iya, Bu.” Antara menjawab seraya mencium punggung tangan Ayah dan Ibunya bergantian. “Relung mana, Bu?” “Tuh, lagi main sama Lidya.” “Tante Lidya? Udah nggak murung lagi dia?” “Udah ketawa-tawa malahan. Seneng dia kalo ngobrol sama Lidya.” “Psikolog hebat temenmu itu,” puji Gio. Yang ditanggapi bangga oleh Dewi. “Jelas dong!” “Relung main di mana, Bu?” sela Antara kemudian. “Di kamarnya. Sebentar lagi juga Lidya pulang kayaknya. Sekarang jam berapa?” tanya Dewi, sambil menoleh ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 07.35 malam. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN