Sebuah langkah kaki berbalut celana cream panjang itu terus mengayun. Keluar dari pintu, kemudian masuk lagi ke pintu yang lain. Sampai pada akhirnya langkah itu terhenti di depan sebuah meja. “Aigoo... Seo In-Jae Seonsaeng-nim[1]” Kata Manager Jang menyambut seorang perempuan yang tampak cantik bagai bidadari dan sangat elegan. Wanita berkepala empat itu langsung berdiri, memebungkuk sedikit sebagai tanda hormat “Annyeong Haseyo”. Sikap sopannya, langsung dibalas dengan perilaku serupa dengan Manager Jang “Silakan, duduk”. “Ne, kamsahamnida”. Keduanya lantas duduk saling berhadapan di sebuah ruang penerimaan tamu di dalam gedung management ‘Story Company’. Pun di hadapan wanita itu ada satu cup kopi hangat. “Maaf, saya baru saja selesai rapat” Jelas Manager Jang “Tapi.. ada apa di t

