“Yeoboseyo?” Seo In-Hyuk menyapa lebih dahulu pada sang penelepon saat sudah berada di balik tenda kedai es kacang merah. “Hyuk-ah!” Suara laki-laki di seberang sana tampak heboh “Kau tau betapa aku mencarimu kesana-kemari? Kenapa tak pernah menjawab panggilanku? Hah?! Kau sekarang dimana?”. In-Hyuk memutar bola matanya malas “Hyung.. tolong berbicalah lebih santai”. “Bagaimana aku bisa santai? Kau ini tiba-tiba menghilang!”. “Mengilang bagaimana? Aku kan sudah bilang ingin berlibur. Mencari ketenangan!” Protes In-Hyuk. “Tapi, setidaknya jawablah pesan dan panggilanku! Itu membuatku panik” Sang manager masih terus menumpahkan keluh kesahnya “Lalu, sekarang kau tinggal dimana sebenarnya? tak bisakah aku tau itu juga?”. “Andwe!” Jawab In-Hyuk tegas. Raut wajahnya sudah menampilkan kese

